Tampilkan postingan dengan label friendship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label friendship. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Februari 2014

Throwback, Nostalgia at Ranukumbolo

Jember, 06 February 2013
Ceritanya lagi buntu ngerjakan skripsi, dan dengerin lagu Rahasia Hati by Nidji. Aku langsung teringat nostalgia bersama sahabat waktu ke Ranukumbolo, mungkin ada sedikit cerita dari persiapanku sama temen temen sampai di Ranukumbolo tanggal 3 November 2013 kemaren. Ga cuman fisik, tapi perlu kesabaran, emosi yang stabil, perjuangan dan persabatan.

Persiapan
Sekitar dua minggu kami planning liburan ke Ranukumbolo, yang konon katanya adalah surganya mahameru. Fix kita menentukan tanggal berangkat, list kebutuhan kita. Nyari surat keterangan sehat bareng bareng. dan hampir tiap malam atau sore setelah kuliah kita selalu menyempatkan waktu buat ngobrol untuk mempersiapkan liburan ini. Dari kita semua, ada tiga dari kami yang sudah pergi kesana yaitu Anggi, Fauzan dan Umam.Tenda, Matras, Sleeping bag, carier mantel dan keperluan semuanya wajib dibawa. Semua wajib membawa list yang sudah dicatat. FIX berangkat tanggall 3 November 2013. Dan kita masih punya waktu satu minggu buat persiapan fisik, joging atau olahraga.

Jember, Pagi hari - Persiapan Berangkat
Semua perlengkapan untuk beberapa hari disana, sehari sebelum berangkat wajib dukumpulkan di kosku, anak anak bawa carier dan dipacking. Yaaap, pagi jam 7 anak anak semua sudah berkumpul di kosku dan siap untuk berangkat ke Lumajang (Rumah Fauzan). Kita istirahat semalam di rumah Fauzan agar besok subuh bisa berangkat ke Ranu Pane. Semalam kita merepotkan orang tua Fauzan, Alhamdulillah Fauzan dan keluarga sangat  Ramah dan ikhlas sehingga membuat kita semakin nyaman. 

Sedikit Masalah ketika badanku tiba tiba panas dan sedikit gangguang pencernaan (baca : diare) membuatku ragu untuk melanjutkan perjalanan ke Ranukumbolo. Ragu untuk ikut, beberapa kali mas pacar (baca: Rizky) menawarkan untuk kembali dan tidak melanjutkan perjalanan, biar temen temen aja yang ikut karena meligat kondisiku yang bener bener ga fit. Tetapi temen temenku cewe Ratih sama Ruroh tetep memberikan semangat dan sugesti untuk Sembuh. Ga cuma mereka semua sahabat Anggi, Fauzan, Umam, Juniar, Ridwan, Musa, Rizky selalu memberikan semnagat. Bismillah akhirnya aku ikut berangkat..

Perjalanan ke Ranupane
Pagi setelah sarapan, kita berangkat ke Ranupane menggunakan sepeda motor dengan berbagai plat daerah yang berbeda. Perjalanan sekitar 2-3 jam menuju ranupane, Sebelum memasuki daerah hutan, Indomart daerah Senduro Terakhir, aku sudah ga kuat karena memang diare dan panas. akhirnya aku menuju ke puskesmas periksa, membawa keperluan obat yang diberikan pak dokter, membawa banyak bubuk oralit.
 Kita melewati hutan dan jalan yang rusak parah, bebatuan sehingga membutuhkan kesabaran dan kekuatan ekstra agar motor kita bisa melewati ini. Ditambah dengan beratnya barang bawaan kita, carier, tas ransel, membuat beban kita bertambah dan membutuhkan keseimbangan melewati jalan seperti ini.

Sekitar Jam 9 akhirnya kita sampai di Ranu Pane, disambut dengan matahari terbit dari timur dengan cuaca dingin, ya memang karena desa ini berada dalam ketinggian 2100 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini juga termasuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Di sini banyak sekali pendaki dari berbagai daerah, dari pendaki dari negeri sendiri bahkan banyak juga dari Luar. Aku dan kedua temanku, ratih dan Ruroh turun di dekat pendaftaran pendakian dan barang barang bawaan, sedangkan temen temen menitipkan motor di Ranu Pane bawah. Sama halnya pendakian, kita wajib mendaftarkan diri dengan membawa persyaratan (surat keterangan sehat). 

Foto foto di ranupane selesai, proses pendaftaran selesai. Kita meneruskan langkah kita menuju Ranu Kumbolo. Untuk menuju ke Ranukumbolo, kita jalan melewati Pos 1, Pos 2, Pos 3 dan terakhir Pos 4.  Disinilah kaki harus berjalan lebih kuat dari biasanya, ketika capek kita semua berhenti dan saling menyemangati untuk meneruskan perjalanan kita. Suatu saat waktu capek temen cewekku si Ruroh nanya ke anak anak "Rek, pos 1 masi lama ga?", dan temenku si Fauzan menjawab "Engga kok, habis tikungan depan nyampe pos 1". Akhirnya jalan terus habis tukungan pertama kok ga ada Pos 1, gantian aku yang nanya keberadaan pos 1, lagi lagi dijawab "Habis belokan ini kok, udah deket". Berkali kali nanya sampai yang nanya bosan dia jawabnya selalu sebentar lagi. Itu kali yaa, biar temen temen tetep semangat dan ga putus asa. Setelah sampai pos 1 kira kira sekitar 1-2 jam perlanan dengan kondisiku yang bner bner ga fit, diare setiap pemberhentian selalu muntah. Tetapi temen temen selalu memberikan semnagat dan aku sendiri juga mikir kalo aku harus sampe tempat itu. ga boleh enggak. 
Setelah istirahat sejenak, mengumpulkan tenaga kita melanjutkan perjalanan menuju Pos 2. Jalan sambil nyanyi, si Anggi yg memutar musik cerrybell haakk..hakkk..haaakk. Anak anak nyanyi bareng dan tetep semangat menuju pos 2. Sampai ke pos 2 kita istirahat sebentar dan ngobrol pendaki dari luar kota, dan akhirnya lanjut menuju pos 3. Di sinilah capek sudah mulai kurasakan, sering berhenti dan istirahat untuk minum oralit, pup di alam dengan bawa tissue basah, muntah, akhirnya melihat aku sakit, mas pacar membawakan tasku, jadi dia membawa 1 tas carrier dan 1 tas ranselku, akhirnyas sampai ke pos 3. Disinlah "Tanjakan Setan" jalan yang sungguh naik dan berdebu, di sini juga sempet mampir untuk pup yang kesekian kalinya. Mas pacar yang kecapekan membawa 2 tas, akhirnya tasku dibawa temenku satunya yaitu musawiru. Bukan cuma aku yang sedikit mengeluh karena cepek, si Ruroh juga...dia lucu. Dia selalu nyletuk dia kangen pacarnya karena memang semua persiapan dia dibantu pacar tercintanya yang notabene juga anak PA. Kami ngobrol istrahat di pos 3 bareng pendaki dari berbagai kota, sharing saling memberikan semangat dan kita melihat ada dua anak kecil yang nyantei banget jalan di tanjakan setan.

Akhirnya kita meneruskan perjalanan melewati Tanjakan Setan pelan pelan, santai dan saling menjaga keseimbangan kita satu sama lain. Alhamdulillah terlewati...plong banget karena setelah ini menuju pos 4 jalannya insyaAllah datar ujar si Fauzan lagi lagi. Sampai jalanan ke pos 4 kita udah bisa melihat lautan awan, Subhanallah.. Karena aku yang sering berhenti karena sakit, temen temen yang capek perjalanan kita dari RanuPane menuju Pos 4 sekitar 7 jam. Waktu yang cukup lama dibandingkan dengan pendaki lainnya.

Subhanallah..Maha Suci Allah yang menciptakan Alam semesta..
Tenaga kita yang habis, seketika hilang dan kembali utuh melihat Indahnya Ranukumbolo dari atas. Kami semua semakin semangat juga temenku cewek paling fit si Ratih semangatnya kembali membara dan ingin cepat cepat menuju Ranukumbolo. Kita semua sambil membayangkan, ketika kita semua udah lulus, udah saling menikah, udah saking kerja dan sukses kita akan kembali di sini dengan keluarga masing masing. Memang sih kita berfikiran jauh, tapi paling ga kita menantap masa depan dengan semangat dan keindahan. Subhanallah...kita melewati padang rumput yang bergerak bebas, yang indahnya  bukan main. Hari sudah mulai sore, cuaca mulai dingin jaket berlapis lapis masih saja terasa dingin.Akhirnya setelah perjalanan sekitar 8-9 jam kita sampai di camping ground tept jam 05.00. Kita sholat di Padang Rumput dengan kedinginan, bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, dan berharap diberikan kesehatan, kelancaran sampai nanti kembali pulang.

Welcome Ranukumbolo..
setelah sholat, para cowok mendirikan tenda dan para cewek langsung memasak air, mie dan nasi karena kita semua sudah kelaparan. Indahnya kebersamaan, saling membantu, saling menyemagati satu sama lain. Kami malam pertama di bawah bintang yang ketika kita melihat ke atas serasa bintang itu ada di depan mata kita, menikmati dinginnya Ranukumbolo yang membuat kita enggan untuk diam, membuat makanan berasama, Beryukur bersama. Setelah dirasa puas ngobrol sana sini, akhirnya kita menuju tenda dan tidur. Kegalauan terdengar lagi dari si ruroh yang dia ternyata hari pertama dapet, aku yang sakit dan si ratih yang menyemangati kita berdua untuk tetep kuat.


Pagi itu, karena kondisiku dan si Ruroh kurang fit, akhirnya kita menuju shelter dan tidur di shelter yang kebetulan di shelter ada rombongan wakaPolres Lumajang. Kita tidur di situ sampai matahari mulai muncul..
Beberapa temen si Kikiy, Anggi, Ridwan, Fauzan dateng buat jemput kita untuk menikmati sunrise di Ranukumbolo.Cuman si Ratih, cewek yang kondisinya paling fit, dia jalan jalan menuju Tanjakan Cinta bareng temen temen. dan cuma 1 cowok yaitu Musa yang bener bener berhasil ga noleh sama sekali waktu lewat tanjakan Cinta yang konon katanya kalo kita memikirkan seseorang di tanjakan cinta sampe ke puncak kita akan bersama selamanya. kekeke...


Persiapan Pulang
Yang awalnya kita mau nginep dua harri, dipersingkat menjadi sehari karena kondisi kita banyak yang kurang fit dan beberapa alat untuk masak sedikit mengalami gangguan. Akhirnya setelah menikmati Ranukumbolo yang memang indah banget, kita packing untuk pulang. Selama perjalanan kita ketemu nenek nenek tua dari Prancis kalo ga salah (diliat dari logat bahasanya '..aksh' banget) yang bener bener fight naik ke Mahameru. Nenek ini inspire banget. Keren.
Setelah perjalanan panjang, akhirnya sampai ke Ranu Pane, kita langsung cus ke rumah Fauzan lagi lagi. Waktu di tengah perjalanan, motornya ruroh tiba tiba ngerem terus dan bener bener ga bisa jalan, untungnya ada tim SAR lumajang lewat bawa pick up. Huahaha...akhirnya aku sama ratih naik motor di atas pickup bareng tim Sar. Lucu banget, tapi Alhamdulillah Allah memberikan pertolongan untuk kita..

Thanks to
Allah
 yang memberikan kesehatan dan kelancaran kami selama di sana dan membuat persahabatan kita semakin berwarna karena banyak cerita

Orang tua 
tentunya yang memberikan izin melangkahkan kaki ke Ranukumbolo bareng temen temen

Tim Sar Lumajang
 yang rela membantu kita, menumpangi kita sampai ke kota lumajang gara gara motor mogok di tengah perjalanan di ranupane, sehingga ak sama ratih naik motor di atas pick up #lol

Mas Pacar 
yang bener bener memperhatikan dan mengurusku dengan ikhlas waktu sakit di perjalanan sampai kembali pulang

Anggi
  yang selalu memberikan canda tawa dan membawakan tasku waktu perjalanan pulang, yang juga sering direpotkan kalo kita ke Lumajang

Fauzan,
 yang banyak kami repotkan dan yang selalu bohong "habis ini nyampe kok rek" agar kita tetep semangat

Juniar
 yang sedikit manja dan ga mau pake carier berat sehingga menambah suasana semakin kece karena dibully sama anak anak (pengganti tata)

Musawiru 
 yang juga bmembawakan tas dan selalu ceplas ceplos kalo ngomong sehingga membuat kita melebarkan senyum, dan "amunisi" yang dikeluarkan saat perjalanan pulang sukses buat kita ngakak.

Ridwan
 yang juga selalu memberikan semnagt kita dengan kata kata bijaknya.

Umam 
yang selalu membantu menghabiskan makanan tanpa kita minta #piss,  memberikan semangat, membantu kita jalan terutama si ruroh yang kakinya sempet lecet

Ratih,
 cewek yang kuat banget yang selalu memberikan semangat sesama cewek, You know me so well.

Ruroh
cewek yang sering mennggerutu lucu kalo dia kangen sama cowoknya, dan sedikit manja membuat kita semuaakhirnya nggojloki dia.

dan semuanya temen temen yang membantu, memberikan arahan, memberikan senyuman, memberikan canda tawa.


Always in happiness and joyfulness guys
regards,






Selasa, 30 Juli 2013

Selasa, 09 April 2013

uncomfortable being comfortable





Ketika sebuah kenyamanan menghilang untuk sementara
dan kesedihan yang sesungguhnya datang
harapan yang tak sesuai kenyataan
acuh atas keinginan yang menggebu 
suasana yang tidak bersahabat dengan hati
perhatian yang sudah seperti seonggok omongan sampah
siapa aku yang lupa akan jati diri
waktupun seolah olah melambat
letih yang menggoda untuk mengeluarkan amarah

hanya 
sebuah pena dan selembar kertas yang dapat mengembalikan dan menghibur
menggoreskan semua pemikiranku 
suara sobekan kertas kecil kecil yang membuat lebih bermakna
suara yang mengikuti alunan cepat atau lambatnya sebuah tangan merobek
dan memandang gambar dandelion yang kuat diterpa angin kemanapun dandelion terbang
mengikuti arah angin.


regards,



Minggu, 07 April 2013

Inspiring movie

F O R R E S T   G U M P


ingat sekali, dulu waktu masih SD kelas 6
aku diajak nonton sama kaka saya, sungguh film yang benar benar menyentuh dan membuat saya menangis waktu itu.
Dulu waktu kecil, aku ga seberapa tau siapa pemerannya, dan setelah SMA aku menonton lagi bersama teman teman, pemain utamanya adalah Tom Hanks sebagai Forrest di film ini, Film ini bercerita tentang anak idiot yang diperjuangkan oleh ibunya untuk sekolah. Dan akhirnya Forrest dapat masuk ke sekolah negri. Dia hanya berteman dengan Jenny, seorang gadis yang tidak mempunyai orang tua. Dia mempunyai kelebihan belari, dan ketika dia diganggu temannya, Forest berlari dan masuk ke lapangan pertandingan American Football. Dan Akhirnya, pelatih tersbut merekrut Forrest sebagai pemain sehingga dia menjadi tentara.
Dan akhirnya dia juga mencintai seseorang

dari cerita film ini, bagaimana kita harus berusaha menggapai mimpi kita, halangan dan masalah pasti bisa dilalui dengan usaha, usaha, usaha, usaha, do'a, kekuatan ibu dan dukungan orang di sekitar kita.

very recomended film
so inspiring
buat temen temen



regards,







.

Vocal Group


remember this moment again
it was so Amazing!
Friendship Competition, Vocal group
with wahida, dita, iil, juniar
we get Runner Up guys




regards,

 



Someday and true


S o m e d a y

"Someday I'm gonna travel the world"

and it's wanna be TRUE!!!




image by tumblr
regards,

little things about friendship


"Pergaulan, pertemanan, atau komunitas tertentu yang kita pilih akan  pengaruh bagi kesuksesan kita di masa depan, baik atau buruk"

Pada dasarnya manusia memang senang beradaptasi atau mengikuti pola lingkungannya. Artinya, bila kita bekerja di antara orang orang yang rajin, disiplin tinggi, selalu menjada mutu, kualitas, menjaga kata kata, jujur maka cepat atau lambat kita akan meniru gaya hidup mereka.

Sebaliknya

Apabila kita bekerja di lingkungan yang orang orangnya cenderung malas, telat, tidak disiplin, curang, egois, pembohong maka pelan pasti akan melakukan hal yang sama.


Tetapi, apapun itu bagaimana kita sendiri menyikapi dan bagaimana diri sendiri berbuat lebih baik dahulu, dan menata diri sendiri agar pantas dengan orang orang yang pantas.



edited,
repost from :
http://www.apasih.com



regards,
 

initial ♥F♥


I F

i love Firmansyah



regards,



BITS crew beside love


BITS (Bulan IT Sistem Informasi) Crew
beside
love


regards,
 



I really love Allah♥




Malam itu
tetesan air mata yang kunantikan
tetesan air mata yang tak bisa dibendung
tetesan air mata yang tulus atas kepedihanku
tetesan air mata yang hanyut atas kesendirianku
tetesan air mata yang sangat mengharukan
tetesan air mata yang membuatku bersyukur
tetesan air mata yang membuatku ingat karuniaMu
tetesan air mata yang mengingatkan betapa indahnya hidup
tetesan air mata yang membuat hati tertegun atas kebesaranMu

tetesan air mata bahagia atas semua curahanku terhadapMu yaa Raab
Engkau Maha Tau atas semua perasaan setiap manusia
atas izinMu hamba hidup
hidup untuk memperjuangkan hidup dijalanMu
Engkau lebih tahu apa yang akan terjadi
dan itu pasti sesuatu yang terbaik buat hamba

Thank You Allah


image by tumblr
regards

 
 

Awake for me

With every appearance by you, blinding my eyes
Will you stay awake for me?
I dont wanna miss anything
I'll give you my heart on a string
Just stay here

Your wishper are priceless
your breathe, it is dear
so please stay near
you're changing me



-awake lyrics by secondhand serenade-

regards,

Selasa, 02 April 2013

S a d n e s s






The saddest kind of sad is the sad that tries not to be sad
You know, when Sad tries to bite its lip and not cry and smile
and go,
"No, I'm happy for you'? That's when its really sad."

-John Mayer-


image by tumblr

regards,

Candle


dan ku ibaratkan kau sebuah lilin

seperti lilin
yang memberikan kehangatan
yang memberikan jalan dalam kegelapan
yang rela membakar diri untuk kehidupan
yang memberikan kenyamanan
yang memberikan ketenangan
yang memberikan keindahan

seperti lilin
yang sekejap dapat membakar 
yang sekejap dapat meluluh lantahkan
yang sekejap dapat merubah kehangatan menjadi kesedihan
yang sekejap dapat merubah ketenangan menjadi keramaian
yang sekejap dapat merubah keindahan menjadi ketakutan


image by google




Senin, 01 April 2013

♥ Rainy moment ♥


27 Desember 2012

Kedua kalinya kamu jauh jauh dari kota Delta (Sidoarjo) untuk menyambung silaturrahmi ke tanah kelahiranku. Sungguh perasaan yang sangat senang dan sangat menunggu kedatanganmu. Jam 10.30 kamu sampai di terminal kota Madiun. Sungguh pemandangan yang ramai akan hiruk pikuk penumpang yang hendak bepergian dan menyambung langkahnya. Aku menunggu satu per satu bus dari Surabaya jurusan Jogja yang singgah sebentar di Madiun, menunggu sosok kamu yang akan datang di kotaku. 
Dan akhirnya, setelah beberapa lama kemudian, aku menemukanmu dengan senyuman ke arahku, bahagianya aku saat itu. langsung menuju Masjid Agung Alun Alun Madiun, untuk sejenak beristirahat dan menunaikan sholat Dzuhur dan makan siang di Rumah Makan bambu, setelah itu meneruskan langkah yang dibantu rantai yang bergerak bersama roda menuju gubuk kecilku yang sederhana, kamu istirahat dan sedikit melepas penat dengan mengobrol bersama keluarga. Saat itu, gerimis kecil menemani kehangatan obrolan kita semua.
Fresh kembali, kita melanjutkan menikmati Kota Magetan dan Madiun dalam keadaan hujan deras. Setelah puas menjelajah tempat tempat nongkrong, menjelajah kuliner, dan beberapa tempat seru lainnya, kita kembali pulang ke rumah dalam keadaan hujan deras. langsung kami menuju mushola sederhana di rumahku, dan melaksanakan sholat Ashar.
Dingin sekali, hujan yang mengguyur kotaku tidak tanggung tanggung, dan tak lama kemudian adek kecilku membuatkan kita coffee dan ibu membuat mie panas buat kita yang basah kuyub. Karena sudah sore, sesaat kemudian sedih mulai datang sedikit sedikit, karena kamu akan kembali ke kota Delta. Hujan deras mengguyur, aku mengantarmu ke Terminal dengan memakai pelindung mantel agar tidak basah, sebelum sampai di Terminal berhenti sebentar di pusat oleh oleh jajanan khas, Mirasa. tak bisa ku bayangkan betapa letih dan capeknya kamu di perjalanan. 4 Jam aku menunggu kamu menyampaikan kabar kalau kamu sudah sampai rumah dengan sehat dan selamat. 

Terimakasih atas kemauan, keikhlasan, pengorbanan, ketulusan, sayang dan cinta yang membuatku merasa beruntung bersamamu 

Rizky Arif Firmansyah



image by google





Like other feminist but...




like other feminist
i love flower
i love beauty in life
i love beauty in love
i love beuty in family
i love beauty in friendship

but...

beauty regards,

Aku Ingin






Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada



Aku Ingin
Sapardi Djoko Damono

images by google


best regards,

D a n d e l i o n

D a n d e l i o n


 Dare to Inspire

Dandelion, bunga yang sederhana tapi mempunyai sejuta keindahan. Bunga dandelion yang beterbangan diterpa angin akan jatuh dimanapun dandelion akan singgah untuk memulai kehidupan barunya menjadi dandelion dandelion baru yang indah. Bunga yang terlihat sangat rapuh dan sederhana ketika menari nari dihempas angin ini namun sangat indah, sangat kuat.

so meaningfull...



d a n d e l i o n

sepertimu, menjelajah langit dan menari nari di bawah langit dihempas kencangnya angin bermakna dalam mencapai tujuan kita, kita harus kuat menerima terpaan masalah yang membawa kita menuju impian.



images by google

warm regards

Inspiring experience with Unej Mengajar and TANOKER


Ketika aku ikut kegiatan rutin UJAR (Gerakan Unej Mengajar), sebuah komunitas mahasiswa Universitas Jember untuk berbagi ilmu dengan adik adik kita untuk menggapai mimpi mereka. Pada saat itu aku berserta mahasiswa lainnya, kebagian mengajar sekaligus memberikan motivasi untuk adek adek di TANOKER - LEDOKOMBO, Kecamatan LEDOKOMBO Kabupaten Jember. 
Pagi pagi jam 6 kita berkumpul di double way Universitas Jember, dan segera menuju ke Tanoker. 45 menit dari Universitas Jember, dan jalannya berkelok kelok dan termasuk daerah pelosok. Setelah sampai di Tanoker, saya bertemu dengan anak anak yang langsung menyambut kami dengan senyum kegembiraan. Sambil menunggu anak2 yang lain, aku dan beberapa anak2 di sana berfoto foto ceria :)


T a n o k e r

Tanoker berasal dari bahasa Madura, yang artinya adalah Kepompong. Kelompok belajar tanoker ini berada di Kecamatan Ledokombo, desa yang terpencil dan mayoritas penduduknya adalah buruh tani dan 70 % dari mereka adalah Tenaga Kerja Indonesia. Desa ini sangat terpencil, dan penduduknya juga banyak yang buta huruf.
Namun, setelah ada TANOKER, harapan anak anak menjadi cerah seperti matahari terbit yang membawa kehangatan setelah didirikan dan dibina oleh Ibu Cici dan suaminya Pak Suporahardjo. Beliau dengan ikhlas dan sangat antusias menyediakan tanah mereka untuk pusat kegiatan TANOKER. Cita Cita beliau sungguh mulia, yaitu membangun kebanggan Desa Ledukombo melalui anak anak generasi penerus bangsa. Dengan belajar, bermain dan berkarya anak anak akan bermimpi dan berusaha mewujudkannya. Dengan semboyan

 bersahabat, bergembira, belajar, berkarya


E g r a n g

Egrang memiliki filosofi yang mendalam, bukan sekedar permainan anak anak. Dalam egrang kita diajarkan tentang keseimbangan. Demikian pula dalam kehidupan, seimbang antara beribadah dan aktivitas duniawi, keseimbangan antara hubungan pada sang pencitpta dan manusia (hablumminallah dan hablumminannas), bahkan keseimbangan peran seorang suami yang juga ayah, seorang istri yang juga ibu, serta peran anak anak yang harus seimbang antara hak dan kewajiban.
 



Sebuah kayu menjadi alat utama permainan egrang ini, dan tidak bisa dikuasai dalam sesaat. Butuh mentor untuk mengajarkan, memandu dan mengarahkan gerak diri. Egrang membuat pemainnya untuk selalu hati hati dan bersikap awas. Dan anak Tanoker melakukan itu semua. Interaksi personal yang dilakukan terhadap sesama. Anak anak tanoker memaknai permainan egrang dengan positif. Anak anak itu belajar sendiri mengenai arti penting sebuah 'kerjasama' dan kebesaran hati untuk mau belajar dengan orang lain. Melalui egrang, anak anak tertatih tatih memantapkan diri diujung kayu dan mulai melangkah di atas kayu egrang. Belajar untuk berdiri fokus pada apa yang mereka lakukan. Mereka melakukannya dengan hati hati. Saat itulah mereka akan jatuh dari egrang. Setitik embun menjadi sumber kehidupan dunia renik.

Ketika semangat itu menular makan akan menciptakan jutaan embun yang memberi hayat pada kehidupan bumi Indonesia.





source : www.tanoker.org

warm regards,